Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Mabar Pastikan Destinasi Super Prioritas Tetap ASRI

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Mabar Pastikan Destinasi Super Prioritas Tetap ASRI
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Mabar Pastikan Destinasi Super Prioritas Tetap ASRI
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Mabar Pastikan Destinasi Super Prioritas Tetap ASRI
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Mabar Pastikan Destinasi Super Prioritas Tetap ASRI
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Mabar Pastikan Destinasi Super Prioritas Tetap ASRI
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Mabar Pastikan Destinasi Super Prioritas Tetap ASRI
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Mabar Pastikan Destinasi Super Prioritas Tetap ASRI

Tribratanewsmanggaraibarat.com — Labuan Bajo, Menyambut momentum emas Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat mengambil langkah konkret untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian alam. Melalui Satuan Samapta, Korps Bhayangkara di ujung barat Pulau Flores ini menggelar aksi sosial lingkungan berskala besar bertajuk "Gerakan Indonesia ASRI" pada Kamis (18/6/2026).

‎Mengusung tema besar "Hijau Bumiku, Sehat Negeriku, Polri untuk Masyarakat", aksi bersih-bersih dan penghijauan ini menyasar sejumlah titik vital di Labuan Bajo. Mulai dari destinasi wisata pesisir Pantai Atlantis, pusat ekonomi Pasar Baru, tempat-tempat ibadah, hingga kawasan hunian anggota polisi.

‎Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K. melalui Kasat Samapta IPTU Yefri S. Apmalo, S.H., menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan wujud nyata pengabdian Polri terhadap kelestarian lingkungan hidup dan kesejahteraan sosial masyarakat sekitar.

‎"Gerakan Indonesia ASRI ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat melalui aksi yang berdampak langsung bagi lingkungan. Kami ingin kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam aspek pemeliharaan keamanan, tetapi juga dalam menjaga kelestarian ekosistem dan estetika Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super prioritas," ujar IPTU Yefri S. Apmalo saat memimpin apel kesiapan di Labuan Bajo, Kamis pagi.

Sinergi Lintas Sektor dan Pembersihan Destinasi Wisata

‎Aksi yang dimulai tepat pukul 09.00 Wita ini melibatkan sinergi apik antara belasan personel Sat Samapta dengan masyarakat dan tokoh lintas agama setempat. Kebersamaan ini langsung terlihat saat tim gabungan menyisir pesisir Pantai Atlantis. Sampah organik maupun non-organik—terutama sampah plastik yang kerap mengotori garis pantai—berhasil dikumpulkan dan dipilah secara mandiri guna mengurangi limbah plastik di ruang publik.

‎Setelah kawasan pantai bersih, rombongan bergerak menuju kawasan ekonomi Pasar Baru. Di lokasi ini, petugas bersama warga bahu-membahu mengangkut tumpukan sampah dan menyapu jalur-jalur utama pasar. Di sela-sela kegiatan fisik, personel Sat Samapta juga memberikan imbauan humanis kepada para pedagang dan pengunjung pasar.

‎"Kami mengimbau bapak dan ibu sekalian untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam saluran drainase. Jika selokan kita tersumbat, saat musim hujan tiba, kawasan pasar ini yang akan pertama kali terdampak banjir," tutur IPTU Yefri secara persuasif di hadapan para pedagang.

‎Inisiatif humanis ini menuai apresiasi tinggi dari warga pasar. Amirullah, Salah satu pedagang di Pasar Baru mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian aparat kepolisian.

‎"Aksi bersih-bersih dari bapak-bapak polisi hari ini sangat luar biasa dan sangat membantu kami di sini. Pasar jadi jauh lebih rapi dan nyaman. Selamat Hari Bhayangkara ke-80 untuk Kepolisian RI, semoga Polri semakin jaya, sukses, dan selalu dicintai masyarakat," ungkap Amirullah dengan penuh antusias.

Merajut Toleransi di Rumah Ibadah dan Menanam Kebaikan

‎Semangat gotong royong juga terpancar kuat saat personel gabungan melakukan bakti sosial di tempat ibadah. Tanpa sekat perbedaan, pembersihan dilakukan secara menyeluruh di area dalam dan luar Gereja St. Yoseph Sernaru serta Masjid Agung Al-Jihad Sernaru.

‎Langkah ini mempertegas peran Polri sebagai perekat kemitraan, kerukunan, dan toleransi beragama di wilayah hukum Polres Manggarai Barat.

‎"Kami sangat mengapresiasi keikhlasan jajaran Polres Manggarai Barat yang turun langsung membantu membersihkan rumah ibadah kami. Ini menunjukkan kepedulian yang tulus tanpa memandang perbedaan. Selamat Hari Bhayangkara ke-80, semoga kemitraan yang erat dan harmonis antara Polri dan masyarakat terus terjaga secara berkelanjutan," ujar Hajairin, perwakilan pengurus Masjid Agung Al-Jihad Sernaru saat ditemui di lokasi kegiatan.

‎Aksi lingkungan ini kemudian ditutup dengan gerakan penghijauan di kawasan Asrama Polisi (Rusun Anggota) Polres Manggarai Barat. Sejumlah bibit pohon buah-buahan seperti mangga dan rambutan, serta pohon pelindung jenis palem, ditanam secara simbolis di zona hijau asrama.

‎Kegiatan penanaman pohon ini diproyeksikan untuk memperkuat struktur tanah guna mencegah longsor, meningkatkan area resapan air, sekaligus menciptakan lingkungan asrama yang asri dan sehat bagi keluarga besar Polri.

‎Melalui keberhasilan "Gerakan Indonesia ASRI" ini, Polres Manggarai Barat tidak hanya berhasil mengembalikan keindahan lingkungan publik, tetapi juga sukses menyemai benih kepercayaan (public trust) dan mempererat kemitraan emosional antara kepolisian dan masyarakat Manggarai Barat menjelang usianya yang ke-80 tahun.**#