Respons Cepat Musibah Kebakaran, Polsek Lembor Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Warga Tangge
Tribratanewsmanggaraibarat.com-Labuan Bajo - Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat melalui Kepolisian Sektor (Polsek) Lembor bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak musibah kebakaran di Kampung Pandang, Kelurahan Tangge, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penyerahan bantuan logistik dan kebutuhan pokok dari Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, S.I.K. tersebut diserahkan langsung oleh Kapolsek Lembor IPDA Vinsensius Hardi Bagus, S.I.P. kepada keluarga korban pada Senin (26/10/2026) pagi.
Bantuan diserahkan secara personal kepada Ahmad Lasi (50) dan Siti Indrayati (47), dua kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat kobaran api yang melalap pemukiman setempat pertengahan Oktober lalu.
*Wujud Kepedulian dan Empati Kepolisian*
Proses penyerahan bantuan di lokasi kejadian berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan. Kedatangan rombongan personel Polsek Lembor disambut langsung oleh pihak keluarga korban dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, IPDA Vinsensius Hardi Bagus menyampaikan rasa duka cita dan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa para korban.
"Saya atas nama kepolisian dan secara pribadi menyampaikan rasa turut prihatin yang mendalam kepada Bapak Ahmad Lasi dan Ibu Siti Indrayati atas musibah kebakaran yang menimpa tempat tinggal ini," ujar IPDA Vinsensius saat dikonfirmasi pada Selasa (3/11) pagi.
Ia menjelaskan bahwa jajaran kepolisian berupaya hadir tidak hanya dalam penanganan hukum dan pengamanan, tetapi juga dalam meringankan beban sosial-ekonomi warga yang sedang tertimpa musibah.
"Kami datang membawa sedikit bantuan dari Bapak Kapolres Manggarai Barat untuk keluarga. Mohon jangan dilihat dari besar atau bentuknya, tetapi ini adalah wujud kepedulian tulus kami untuk membantu meringankan beban saat ini," tuturnya.
Selain menyerahkan bantuan fisik, Kapolsek Lembor juga memberikan dukungan moral agar para korban tetap ketabahan dalam menghadapi ujian tersebut.
"Jadikan musibah ini sebagai pelajaran bersama untuk senantiasa waspada terhadap potensi bahaya kebakaran yang bisa menimpa siapa saja. Kami mengajak Bapak dan Ibu untuk tetap semangat, bangkit, dan kembali beraktivitas seperti sedia kala," ajak perwira pertama kepolisian tersebut.
*Rincian Bantuan Logistik dan Pangan*
Bantuan kemanusiaan yang disalurkan jajaran Polsek Lembor mencakup paket bahan pangan pokok, perlengkapan tidur, hingga makanan perlengkapan keluarga.
Rincian bantuan pangan terdiri dari 20 kilogram beras, 4 dus mie instan kemasan, 2 dus mie instan cangkir, dan 4 dus air mineral.
Untuk perlengkapan tidur dan pakaian, kepolisian menyalurkan 10 lembar selimut standar, 15 lembar selimut kualitas premium, serta 10 lembar kain sarung.
Selain itu, diserahkan pula paket nutrisi dan makanan tambahan yang meliputi 2 dus susu kemasan, serta makanan ringan.
"Penyerahan bantuan dari kepolisian ini melengkapi perhatian dan penanganan awal yang sebelumnya telah diberikan oleh pihak Pemerintah Kelurahan Tangge dan Pemerintah Kecamatan Lembor," jelas IPDA Vinsensius.
*Kronologi Kebakaran Tiga Rumah*
Musibah kebakaran yang melalap tiga unit rumah permanen tersebut sebelumnya terjadi pada Kamis (15/10/2026) siang sekitar pukul 12.00 WITA.
Saksi mata di lokasi kejadian, Pius Antoin (40), menuturkan bahwa titik api pertama kali terlihat membubung dari bagian dalam rumah milik almarhumah Siti Jenabo. Rumah berukuran 6x7 meter tersebut diketahui dalam keadaan kosong sejak pemiliknya meninggal dunia pada tahun 2020.
Kencangnya hembusan angin membuat kobaran api melalap seluruh bagian rumah kosong tersebut dan dengan cepat merambat ke dua unit bangunan rumah di sebelahnya, yakni milik Ahmad Lasi (ukuran 6x9 m) dan Siti Indrayati (ukuran 8x9 m).
Melihat gumpalan asap dan kobaran api, warga sekitar bersama personel Polsek Lembor dan Koramil 06/Lembor segera melakukan upaya pemadaman darurat.
Proses pemadaman dilakukan secara taktis mengandalkan 1 unit mobil tangki air milik PDAM Lembor serta dibantu 2 unit kendaraan tangki air milik warga. Api berhasil dipadamkan secara total pada pukul 13.30 WITA.
"Kurang lebih satu setengah jam, setelah berjuang keras membendung nyala api di tengah hembusan angin kencang, tim gabungan akhirnya berhasil memadamkan api secara total," kata IPDA Vinsensius.
*Kerugian Material dan Penyelidikan Kepolisian*
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, kerugian material yang dialami para pemilik bangunan diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kerusakan terparah dialami rumah almarhumah Siti Jenabo yang hangus terbakar hingga tak tersisa dengan taksiran kerugian Rp10 juta.
Sementara itu, rumah Siti Indrayati mengalami kerusakan pada bagian dinding, kusen, daun jendela, dan sebagian atap seng dengan estimasi kerugian Rp5 juta. Rumah Ahmad Lasi mengalami kerusakan di bagian kusen, daun jendela, dan lisplang dengan kerugian ditaksir Rp3 juta.
Pasca-kejadian, personel Polsek Lembor telah melakukan tindakan hukum awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta menghimpun keterangan dari sejuta saksi.
"Kami sudah turun ke lokasi dan melakukan tindakan awal kepolisian. Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Lembor," tegas IPDA Vinsensius.
Mengakhiri keterangannya, pihak Polsek Lembor mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi musibah kebakaran pemukiman.
"Kami meminta masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Lakukan pengecekan rutin terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing, serta periksa kembali kompor dan regulator gas maupun colokan listrik sebelum meninggalkan rumah," pungkasnya.**#
Humas Polres Manggarai Barat

