Sentuh Umat hingga Pelosok, Polres Manggarai Barat Gelar "Minggu Kasih" dan Pengamanan Ibadah Serentak
Tribratanewsmanggaraibarat.com-Labuan Bajo - Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat menggelar pengamanan ibadah Minggu yang dirangkaikan dengan program Quick Wins Presisi Kapolri bertajuk "Minggu Kasih" secara serentak di wilayah hukum Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan interaktif dan humanis ini ditujukan untuk menyerap aspirasi warga, menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memastikan pelaksanaan ibadah akhir pekan berjalan aman, tertib, dan khidmat.
Kapolres Mabar Beribadah dan Berdialog Langsung dengan Jemaat GMIT
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., memimpin langsung pelaksanaan Minggu Kasih di Gereja GMIT Gunung Zalmon Labuan Bajo. Tiba sekitar pukul 08.00 WITA bersama jajaran pimpinan utama Polres Mabar, Kapolres disambut hangat oleh Majelis Gereja dan jemaat setempat sebelum mengikuti ibadah Minggu bersama.
Usai ibadah, AKBP Christian Kadang berdialog langsung dengan jemaat untuk memperkenalkan ruang komunikasi inklusif antara kepolisian dan masyarakat. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya kehadiran Polri di tengah kegiatan keagamaan.
"Program Minggu Kasih ini merupakan wadah bagi kami untuk mendengar langsung keluhan, masukan, maupun aspirasi masyarakat terkait situasi kamtibmas di lingkungan sekitar. Kami ingin memastikan hadirnya Polri tidak hanya saat pengamanan, tetapi juga sebagai mitra dialog yang responsif," ujar AKBP Christian Kadang.
Beliau juga menyoroti peran penting keluarga dan orang tua dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, khususnya terkait pengawasan generasi muda.
"Kami mengimbau para orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anak remaja kita. Batasi aktivitas mereka di luar rumah maksimal pukul 22.00 WITA demi mencegah mereka terjerat aksi balap liar, knalpot brong, konsumsi minuman keras, maupun narkoba," tegas Kapolres Mabar.
Selain itu, Kapolres mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menyikapi dinamika informasi di media sosial dan mengedepankan hukum dalam menyelesaikan konflik.
"Mari kita bijak bermedia sosial, selalu saring informasi sebelum dibagikan agar tidak terprovokasi isu hoaks. Jika ada permasalahan di tengah warga, selesaikanlah melalui musyawarah atau mekanisme restorative justice, hindari tindakan main hakim sendiri," tambah AKBP Christian Kadang.
Pengamanan Serentak di Gereja Katolik dan Polsek Jajaran
Secara bersamaan, personel kepolisian disebar ke berbagai tempat ibadah di wilayah perkotaan hingga pelosok kecamatan. Di Gereja Paroki Katedral Roh Kudus Labuan Bajo, tim pengamanan yang dipimpin Kasikum Polres Manggarai Barat, IPDA Simplisius Meko Day, S.AP., mengawal jalannya perayaan Misa Pertama hingga Misa Ketiga yang dipimpin oleh Romo Papin, Pr, bertepatan dengan Peringatan Hari Misionaris Sedunia ke-100.
Sementara di Gereja Paroki Santa Theresia Kanak-Kanak Yesus Marombok, Desa Golo Bilas, Kasiwas Polres Manggarai Barat IPDA Agustinus Stalin bersama anggota mengamankan jalannya Misa Pembaptisan Anak. Petugas memberikan edukasi langsung kepada keluarga dan tamu undangan.
"Kami mengimbau masyarakat dan keluarga yang menggelar hajatan agar menghindari konsumsi minuman keras berlebihan demi menjaga ketertiban bersama. Mari kita bersama-sama menjadi 'Polisi bagi diri sendiri' di lingkungan masing-masing," imbau IPDA Agustinus Stalin di Marombok.
Tak hanya di tingkat Polres, upaya penjagaan dan sosialisasi Kamtibmas juga berlangsung intensif di tingkat Polsek jajaran.
Di Polsek Kuwus, Kapolsek IPTU Arsilinus Lentar menggelar sosialisasi bersama Pastor Paroki Golowelu, RD. Alexander Jas, yang berfokus pada pengaktifan Siskamling dan penataan jam malam bagi remaja.
Sementara itu, Kapolsek Sano Nggoang, IPDA Risbel Pandiangan, S.IP., menyambangi umat Stasi Waemoto dan Paroki St. Klaus Werang untuk mengedukasi masyarakat mengenai mekanisme pelaporan cepat jika menemukan potensi gangguan keamanan.
Di wilayah lain, Bhabinkamtibmas Polsek Lembor, AIPTU Wilibrodus J. Guru, hadir menyapa sekitar 200 umat Paroki Santa Famelia Wae Nakeng guna mengimbau warga agar mewaspadai penyebaran berita bohong (hoaks) serta terus menjaga toleransi antarumat beragama.
Enam Fokus Utama Imbauan Kamtibmas
Pada rangkaian dialog "Minggu Kasih", Polres Manggarai Barat menekankan enam poin penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas):
Pertama, penguatan keamanan lingkungan melalui pengaktifan kembali Siskamling dan memastikan rumah terkunci aman saat ditinggal ibadah. Kedua, penjagaan toleransi antarumat beragama demi merawat keharmonisan sosial. Ketiga, sikap bijak bermedia sosial dengan membiasakan menyaring informasi dan menangkal hoaks.
Keempat, pengetatan pengawasan generasi muda, khususnya pembatasan jam malam anak maksimal hingga pukul 22.00 WITA. Kelima, penegakan ketaatan hukum yang mengedepankan musyawarah serta restorative justice tanpa aksi main hakim sendiri. Keenam, pemanfaatan akses pelaporan cepat melalui saluran aduan resmi Kepolisian atau Bhabinkamtibmas setempat.
Hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian ibadah dan program "Minggu Kasih" di wilayah hukum Polres Manggarai Barat terpantau aman, lancar, dan kondusif.**#
Humas Polres Manggarai Barat

