Merajut Silaturahmi: Upaya Polres Manggarai Barat Menjaga Kedamaian Lewat Buka Puasa Bersama
Tribratanewsmanggaraibarat.com-Labuan Bajo - Di bawah langit senja yang mulai memudar di atas perairan Labuan Bajo, sebuah tenda sederhana di Kampung Baru, Desa Gorontalo, Manggarai Barat, NTT, menjadi saksi bisu meleburnya sekat antara aparat dan rakyat.
Pada Minggu sore (08/03/2026), Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat hadir bukan dengan seragam taktis yang kaku, melainkan dengan semangat persaudaraan dalam balutan agenda Buka Puasa Bersama.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni pengenyang perut. Di balik meja-meja panjang yang dipenuhi penganan berbuka, tersirat misi besar untuk memperkokoh Ukhuwah Islamiyah serta mempererat sinergitas Polri dengan warga di wilayah Kecamatan Komodo.
Kasat Binmas Polres Mabar, IPTU H. Juharis, yang hadir mewakili institusi, menyampaikan pesan mendalam tentang esensi kehadiran polisi di tengah masyarakat. Menurutnya, rasa aman tidak hanya lahir dari patroli, tapi dari kedekatan emosional.
"Kegiatan ini merupakan sarana bagi kami untuk lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam aspek pengamanan, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Manggarai Barat yang saling mendukung dan berbagi kebahagiaan," ujar IPTU H. Juharis dengan nada hangat di hadapan para tokoh agama dan warga.
Sebagai gerbang destinasi wisata super prioritas, Labuan Bajo membutuhkan stabilitas sosial yang tinggi. Kasat Binmas menekankan bahwa harmoni antar warga adalah fondasi utama dari keamanan itu sendiri.
"Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, diharapkan semangat gotong royong dapat terus diperbarui. Keamanan wilayah ini bukan hanya tugas kami, tapi buah dari kerukunan warga yang terjaga baik tanpa membedakan suku, ras, maupun agama," ucapnya lagi.
Senada dengan itu, Kapolsek Komodo, AKP Eka Darma Yuda, memanfaatkan suasana santai tersebut sebagai ruang "belanja masalah". Tanpa formalitas yang kaku, ia mendengarkan langsung apa yang menjadi kegelisahan warga.
"Selain untuk berbuka puasa bersama, momen ini menjadi sarana bagi kami untuk menyerap aspirasi serta keluhan masyarakat terkait situasi Kamtibmas dan kondisi sosial di lingkungan sekitar," ungkap Pak Eka sapaan akrabnya.
Saat azan magrib berkumandang, suasana berubah menjadi khidmat. Personel kepolisian duduk bersila, berbagi takjil dan makanan dengan warga dalam satu lingkaran yang sama. Tak ada jarak, hanya ada kebersamaan yang tulus.
Seorang tokoh masyarakat Kampung Baru, Bapak Umar Ilyas mengungkapkan betapa berartinya kehadiran para aparat ini bagi warga akar rumput. Baginya, kunjungan ini memberikan rasa tenang dan pengakuan bagi masyarakat.
"Kami sangat berterima kasih dan menerima dengan tangan terbuka kehadiran Bapak-bapak dari Polres Mabar. Buka puasa bersama ini membuat kami merasa diayomi. Semoga hubungan baik ini terus terjaga, tidak hanya di bulan Ramadan," tuturnya haru.
Acara yang berlangsung selama satu jam sejak pukul 17.30 Wita ini ditutup dengan diskusi ringan mengenai situasi keamanan desa. Hingga rombongan polisi berpamitan pada pukul 18.30 Wita, Desa Gorontalo tetap dalam suasana yang aman, tertib, dan penuh khidmat.
Langkah Polres Manggarai Barat ini menjadi bukti bahwa di tengah hiruk-pikuk pembangunan Labuan Bajo sebagai kota pariwisata dunia, kearifan lokal dan sentuhan kemanusiaan tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah selama bulan suci Ramadan.**#
Humas Polres Manggarai Barat

