Tanggap Bencana Gempa Flores: Polsek Komodo Salurkan Bantuan Logistik Ketahanan Pangan ke Biara SDV

Tanggap Bencana Gempa Flores: Polsek Komodo Salurkan Bantuan Logistik Ketahanan Pangan ke Biara SDV
Tanggap Bencana Gempa Flores: Polsek Komodo Salurkan Bantuan Logistik Ketahanan Pangan ke Biara SDV
Tanggap Bencana Gempa Flores: Polsek Komodo Salurkan Bantuan Logistik Ketahanan Pangan ke Biara SDV
Tanggap Bencana Gempa Flores: Polsek Komodo Salurkan Bantuan Logistik Ketahanan Pangan ke Biara SDV
Tanggap Bencana Gempa Flores: Polsek Komodo Salurkan Bantuan Logistik Ketahanan Pangan ke Biara SDV

Tribratanewsmanggaraibarat.com — Labuan Bajo, Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Komodo bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Manggarai Barat mendistribusikan bantuan logistik bahan pangan pokok secara darurat kepada komunitas Biara Societas Divinae Vocationis (SDV) di Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (14/9/2026) malam.

‎Aksi kemanusiaan pascabencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Manggarai Barat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Komodo, IPDA Adhar, S.H., mewakili Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K.

‎Penyaluran bantuan ini berawal dari komunikasi intensif antara pimpinan Biara SDV dan Kapolres Manggarai Barat mengenai krisis bahan pangan harian bagi para pengurus dan Frater (calon imam). Terputusnya rantai pasok lokal pascagempa sempat melumpuhkan ketersediaan bahan pokok di biara tersebut.

Respon Cepat Ketahanan Pangan Lembaga Keagamaan

‎Rombongan kepolisian yang terdiri dari personel Polsek Komodo, Satlantas, serta Seksi Humas Polres Manggarai Barat tiba di kompleks Biara SDV sekitar pukul 19.00 WITA. Kedatangan jajaran kepolisian disambut hangat oleh Rektor Biara SDV, Pater Lipus Erik Gare, SDV, bersama para Frater.

‎Dalam aksi tanggap darurat tersebut, kepolisian menyerahkan 29 paket bahan pokok yang mencakup 10 karung beras (total 50 kg), 10 dus mi instan, 4 dus biskuit, 2 dus minyak goreng (24 liter), 1 karung gula pasir (20 kg), 1 dus teh, serta 1 dus kecap manis.

‎Kapolsek Komodo, IPDA Adhar, S.H., menegaskan bahwa penyaluran logistik ini merupakan langkah nyata Polri Presisi dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat dan lembaga pendidikan keagamaan di daerah terdampak bencana.

‎"Langkah cepat ini kami lakukan setelah Bapak Kapolres Manggarai Barat menerima komunikasi langsung dari pihak biara mengenai krisis pasokan logistik. Kami ingin memastikan seluruh elemen masyarakat, termasuk para Pater dan Frater yang sedang menjalani pembinaan rohani, tetap terpenuhi kebutuhan dasarnya di tengah masa pemulihan pascagempa," ujar IPDA Adhar saat dikonfirmasi, Selasa (15/9/2026) pagi.

Sinergitas Keamanan dan Penguatan Kamtibmas

‎Selain pemenuhan kebutuhan logistik mendesak, IPDA Adhar menambahkan bahwa kehadiran personel kepolisian bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif pascabencana.

‎"Sinergitas antara aparat kepolisian dan tokoh agama sangat krusial dalam situasi darurat. Kendati bantuan ini terbatas, kami berharap dapat meringankan beban operasional biara sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh penghuni," tuturnya.

‎Ia juga menegaskan komitmen Polsek Komodo untuk terus mendata dan memantau kondisi logistik di berbagai lembaga keagamaan maupun sosial lainnya di wilayah Manggarai Barat selama masa pemulihan.

‎"Pascabencana, kami berkomitmen untuk terus melakukan pendataan dan pemantauan aktif terhadap kondisi logistik di berbagai lembaga keagamaan maupun sosial di wilayah hukum Polsek Komodo," tegas IPDA Adhar.

Apresiasi dan Doa Komunitas Biara

‎Aksi cepat tanggap jajaran kepolisian ini mendapat apresiasi mendalam dari pihak Biara Societas Divinae Vocationis. Rektor Biara SDV, Pater Lipus Erik Gare, SDV, menyampaikan rasa syukur atas kepedulian jajaran Polres Manggarai Barat dan Polsek Komodo.

‎Pater Lipus menekankan bahwa bantuan logistik tersebut sangat vital bagi keberlangsungan operasional dan pembinaan para calon imam di Biara SDV pascadampak bencana gempa.

‎"Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Polres Manggarai Barat dan sampaikan salam hormat kami kepada Bapak Kapolda NTT atas bantuan donasi pascagempa ini. Saya, sebagai rektor biara SDV ini, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala bentuk perhatian yang diberikan. Kami mendoakan agar Bapak sekalian senantiasa diberikan kesehatan serta keberkahan dalam bertugas," ungkap Pater Lipus Erik Gare, SDV.

‎Sebagai informasi, Biara SDV (Vocationist Fathers) yang didirikan oleh Beato Justin Maria Russolillo di Italia pada tahun 1920 berfokus pada pembinaan kaum muda yang memiliki panggilan hidup menjadi imam dan biarawan. Kehadiran komunitas ini di wilayah Keuskupan Labuan Bajo memegang peranan penting dalam pembinaan spiritualitas dan karakter generasi muda lokal.**#