Polsek Sano Nggoang Salurkan Perlengkapan Sekolah dan Sapa Pelajar Terdampak Gempa Flores

Polsek Sano Nggoang Salurkan Perlengkapan Sekolah dan Sapa Pelajar Terdampak Gempa Flores
Polsek Sano Nggoang Salurkan Perlengkapan Sekolah dan Sapa Pelajar Terdampak Gempa Flores
Polsek Sano Nggoang Salurkan Perlengkapan Sekolah dan Sapa Pelajar Terdampak Gempa Flores

‎Tribratanewsmanggaraibarat.com — Labuan Bajo, Pemulihan sektor pendidikan dan kondisi psikologis anak-anak pascabencana gempa bumi di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus diakselerasi. Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo, menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa perlengkapan sekolah sekaligus menggelar layanan pendampingan psikososial (trauma healing) bagi para pelajar terdampak, Sabtu (5/9/2026).

‎Penyaluran bantuan dan interaksi trauma healing tersebut disalurkan secara langsung di lapangan oleh jajaran Polsek Sano Nggoang yang dipimpin oleh Kapolsek IPDA Risbel Pandiangan, S.IP. Aksi sosial ini menyasar tiga lembaga pendidikan di Kecamatan Sano Nggoang, yakni SMAN 2 Sano Nggoang dan SMPN 2 Sano Nggoang di Werang (Desa Golo Mbu), serta SDI Sano Nggoang di Taal (Desa Wae Sano).

Kembalikan Ceria dan Semangat Belajar Siswa

‎Sejak Sabtu pagi, personel kepolisian menyambangi sekolah-sekolah sasaran untuk menyapa para siswa. Selain menyerahkan paket perlengkapan sekolah, petugas menghibur anak-anak melalui berbagai permainan motivasi interaktif serta imbauan edukatif untuk mengikis trauma psikologis akibat guncangan gempa utama dan gempa susulan.

‎Kapolsek Sano Nggoang, IPDA Risbel Pandiangan, S.IP., menegaskan bahwa penanganan dampak bencana tidak boleh berfokus pada pemulihan fisik bangunan semata, melainkan juga harus menyentuh sisi pemulihan emosional anak-anak usia sekolah.

‎"Bantuan dari Ibu Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo, ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian nyata bagi anak-anak kita yang terdampak gempa," ujar IPDA Risbel di sela-sela kegiatan pendampingan.

‎Ia menambahkan, kehadiran aparat kepolisian di sekolah-sekolah bertujuan memulihkan mental bertaruh para siswa agar proses belajar-mengajar dapat kembali berjalan optimal.

‎"Selain memastikan kebutuhan belajar terpenuhi, kami hadir memberikan trauma healing agar kecemasan mereka berkurang dan semangat belajar kembali bangkit," tegasnya.

Rincian Bantuan Logistik Tiga Jenjang Pendidikan

‎Paket bantuan logistik yang disalurkan secara langsung tersebut dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan dasar proses pembelajaran siswa di tingkat SD, SMP, hingga SMA.

‎Adapun rincian bantuan yang diserahkan meliputi:

‎42 Stel Seragam Sekolah: Terbagi secara proporsional untuk 14 stel seragam SD (7 pasang siswa laki-laki dan perempuan), 14 stel seragam SMP (7 pasang siswa laki-laki dan perempuan), serta 14 stel seragam SMA (7 pasang siswa laki-laki dan perempuan).

‎42 Pasang Sepatu Sekolah: Dialokasikan masing-masing 14 pasang untuk jenjang SD, 14 pasang jenjang SMP, dan 14 pasang jenjang SMA.

‎30 Paket Tas dan Alat Tulis Kantor (ATK): Dialokasikan 10 paket untuk tiap sekolah. Setiap tas dilengkapi buku tulis, buku gambar, pulpen, pensil, penghapus, rautan, correction tape, penggaris, hingga botol minum (tumbler).

‎"Paket tersebut kami salurkan langsung kepada para pelajar di tiga sekolah di wilayah Kecamatan Sano Nggoang. Kendati bantuan ini masih terbatas, kami berharap dapat meringankan beban orang tua dan memenuhi kebutuhan dasar belajar anak-anak pascabencana," tutur IPDA Risbel.

Apresiasi dan Pemantauan Psikologis Berkala

‎Kehadiran jajaran kepolisian beserta bantuan dan keceriaan yang dibawa mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah serta para murid penerima manfaat. Kepala Sekolah SMAN 2 Sano Nggoang, Falenrianus Tandi, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas respons cepat dari pimpinan Bhayangkari dan jajaran Polres Manggarai Barat.

‎"Anak-anak sangat terhibur dan gembira dengan kehadiran bapak-bapak polisi. Bantuan berupa pakaian seragam, sepatu, dan alat tulis ini sangat berarti karena sebagian besar peralatan belajar anak-anak rusak akibat gempa," ungkap Falenrianus saat mendampingi para muridnya.

‎Sebagai langkah penanganan berkelanjutan, Polsek Sano Nggoang berkomitmen terus berkoordinasi dengan pihak sekolah guna memantau perkembangan psikologis para siswa, khususnya mereka yang pemukiman keluarganya mengalami kerusakan berat akibat gempa bumi.**#