Aksi Nyata Bhabinkamtibmas Bersama Warga Perbaiki Akses Jalan yang Terputus

Aksi Nyata Bhabinkamtibmas Bersama Warga Perbaiki Akses Jalan yang Terputus

Tribratanewsmanggaraibarat.com-Labuan Bajo - Semangat gotong royong terpancar kuat di Desa Compang Longgo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT. Akses transportasi pada lintasan jalan Nggorang-Tanadereng yang sempat lumpuh total akibat pohon tumbang, kini kembali normal berkat aksi cepat aparat kepolisian dan warga setempat, Kamis pagi (12/3/2026).

Pohon besar yang melintang di badan jalan tersebut diketahui tumbang sejak Minggu (9/3) sore akibat cuaca ekstrem. Namun, evakuasi baru dapat dituntaskan secara menyeluruh hari ini setelah peralatan pendukung berupa gergaji mesin (sensor) berhasil disiagakan di lokasi.

Sekitar pukul 09.00 Wita, Bhabinkamtibmas Desa Compang Longgo, Aiptu Marvin A. Millu, turun langsung ke lapangan melalui kegiatan Sambang dan Door to Door System (DDS). Tidak sendirian, ia bahu-membahu bersama Ketua RT 06 Dusun Handel, Muhamad Djaka, serta puluhan warga untuk menyingkirkan material batang pohon yang menghalangi jalan.

"Hari ini fokus utama kita adalah memastikan akses transportasi warga tidak lagi terhambat. Bersama Ketua RT 06 Dusun Handel, Bapak Muhammad Djaka, dan warga lainnya, kami memotong batang pohon yang melintang di badan jalan," ujar Aiptu Marvin di sela-sela kegiatannya memegang alat pemotong.

Aiptu Marvin menjelaskan bahwa aksi nyata ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian dalam merespons kendala yang dihadapi masyarakat secara langsung.

"Kami menerima laporan bahwa akses jalan warga terganggu. Maka hari ini, kami bersama Pak RT dan warga langsung bergerak melakukan pembersihan. Alhamdulillah, saat ini kendaraan roda dua maupun roda empat sudah bisa melintas kembali dengan aman," tambah sosok yang akrab disapa Pak Bhabin tersebut.

Sembari bekerja, Aiptu Marvin juga memanfaatkan momentum tersebut untuk berdialog dan menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya terkait ancaman cuaca ekstrem yang sedang melanda wilayah Komodo.

"Mengingat curah hujan yang semakin tinggi, saya meminta warga yang beraktivitas di bantaran sungai untuk selalu waspada terhadap potensi banjir dan tanah longsor. Angin kencang juga memicu risiko pohon tumbang susulan," imbaunya dengan tegas.

Selain bencana alam, kesehatan masyarakat juga menjadi poin penting dalam sosialisasinya. Ia mendorong warga untuk aktif melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) demi mencegah serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di musim hujan.

"Genangan air harus segera dibersihkan agar kita semua terhindar dari penyakit DBD yang marak saat musim penghujan seperti ini. Jika ada situasi sekecil apa pun yang dirasa kurang kondusif, secepatnya menginfokan ke Bhabinkamtibmas," pesannya.

Ketua RT 06, Muhamad Djaka, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran kepolisian di tengah kesulitan warga. Menurutnya, kehadiran figur polisi yang mau kotor-kotoran di lapangan sangat memotivasi warga.

"Kehadiran Pak Bhabin sangat membantu kami. Selain jalan kembali terbuka, arahan beliau soal keamanan dan kebersihan lingkungan menjadi pengingat penting bagi warga kami di sini," pungkas Muhamad Djaka.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari tersebut berakhir dengan aman dan lancar. Aksi ini mempertegas betapa pentingnya sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga ketertiban serta keselamatan bersama di wilayah hukum Polres Manggarai Barat.**#