Personel Polres Mabar dan Brimob Bertugas Jadi Koor Misa di Kapela St. Damian Labuan Bajo

Personel Polres Mabar dan Brimob Bertugas Jadi Koor Misa di Kapela St. Damian Labuan Bajo
Personel Polres Mabar dan Brimob Bertugas Jadi Koor Misa di Kapela St. Damian Labuan Bajo

Tribratanewsmanggaraibarat.com-Labuan Bajo - Suasana Perayaan Ekaristi Minggu Biasa di Kapela Santo Damian Binongko, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (25/10/2026) pagi terasa berbeda.

Jajaran personel Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat bersama Batalyon B Pelopor Satbrimobda NTT tampak berbaur dengan umat Katolik setempat. Tak sekadar hadir beribadah, para anggota Korps Bhayangkara tersebut mengambil peran aktif sebagai penanggung jawab liturgi hingga menjadi kelompok paduan suara (koor).

Aksi kerohanian ini merupakan bagian dari implementasi program "Minggu Kasih" yang digagas Kapolri. Program ini bertujuan mempererat silaturahmi, membangun kepercayaan publik (public trust), serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pendekatan humanis (cooling system).

*Harmoni Vokal Bhayangkara di Altar Suci*

Misa yang dimulai tepat pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin oleh Pater Fransiskus Mansen, SVD. Altar Kapela Binongko—yang berada di dalam kompleks Panti Rehabilitasi Kusta dan Cacat St. Damian Unit Binongko—menjadi saksi kolaborasi vokal antara aparat kepolisian dan warga setempat.

Perpaduan vokal personel kepolisian berpadu harmonis dengan paduan suara warga sipil. Diiringi lantunan organ oleh AIPDA Yoris Kedhi dan arahan dirigen Frater Firman Sony, lagu-lagu liturgi dilantunkan dengan syahdu di hadapan sekitar 200 umat yang memenuhi kapela.

Keterlibatan aktif kepolisian juga terlihat pada pelayanan Liturgi Sabda. Dua personel polisi dipercaya membawakan Teks Kitab Suci di podium altar.

Bripda Tyara membacakan Bacaan Pertama dari Kitab Keluaran (22:21-27) yang mengulas pemeliharaan terhadap kaum tertindas, janda, anak yatim, dan orang asing. Sementara Bripda Claudio membacakan Bacaan Kedua dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Tesalonika (1 Tesalonika 1:5c-10) tentang kesetiaan iman. Adapun perwakilan keluarga umat bertugas mengantarkan bahan-bahan persembahan ke altar.

*Apresiasi Pastor Paroki dan Pengelola Panti*

Dalam khotbahnya yang mengulas Injil Matius (22:34-40) mengenai hukum kasih, Pater Fransiskus Mansen, SVD, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan jajaran kepolisian.

"Jika kita masuk ke Mako Brimob, ada semboyan tertulis 'Ragu-Ragu Mundur'. Namun hari ini, mereka tidak ragu dan tidak mundur sedikit pun untuk hadir membawakan cinta kasih di tempat ini," ujar Pater Fransiskus saat memberikan pesan penutup.

Apresiasi senada disampaikan Kepala Panti Rehabilitasi Kusta dan Cacat Santo Damian Binongko, Suster Lidwina, SSpS. Ia mengaku tersentuh atas perhatian dan wujud kasih dari jajaran aparat keamanan.

"Terima kasih yang sangat istimewa untuk kelompok koor dari Polres Manggarai Barat dan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda NTT bersama masyarakat. Terima kasih atas cinta dan persembahan untuk kami di tempat ini," tutur Suster Lidwina.

*Pendekatan Soft Power Kepolisian*

Ditemui usai misa, Koordinator Paduan Suara Polres Manggarai Barat, IPDA Simplisius Meko Day, S.AP., menjelaskan bahwa partisipasi aktif ini merupakan wujud pendekatan soft power kepolisian dalam merangkul masyarakat.

"Tugas Polri di era modern tidak hanya mengedepankan penegakan hukum (hard power), tetapi juga pendekatan humanis. Melalui nyanyian liturgi dan keterlibatan langsung dalam peribadatan ini, kami ingin mengirimkan pesan damai," kata IPDA Simplisius di Labuan Bajo, Minggu.

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai spiritualitas yang diresapi dalam ibadah sejalan dengan komitmen pelayanan Polri yang mengayomi atau "Polisi Bersama Masyarakat".

"Tugas Polri bukan hanya menjaga keamanan secara fisik di jalanan, melainkan juga hadir membawa kedamaian di hati masyarakat," pungkasnya.**#