Atur Lalu Lintas : Kapolres Mabar Turun Langsung Pimpin 'Strong Point' di Jalan Frans Lega

Atur Lalu Lintas : Kapolres Mabar Turun Langsung Pimpin 'Strong Point' di Jalan Frans Lega

Tribratanewsmanggaraibarat.com-Labuan Bajo - Mengawali aktivitas pekan di kawasan pariwisata super prioritas Labuan Bajo, Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat memperketat pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas pagi hari (Strong Point). Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., memimpin langsung jalannya aksi pelayanan di depan SMPK St. Yosefa Labuan Bajo, Jalan Frans Lega, Senin (19/10/2026) pagi.

Aksi yang berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 07.30 WITA tersebut turut melibatkan Pejabat Utama (PJU) beserta gabungan personel jajaran Polres Manggarai Barat. Petugas telah bersiap di lapangan sejak fajar menyingsing untuk mengamankan rute-rute utama, persimpangan, sekolah, pasar, perkantoran, dan area publik dengan potensi kepadatan tinggi.

Di sela-sela kepadatan arus kendaraan masyarakat serta penyeberangan para pelajar, AKBP Christian menegaskan bahwa kehadiran aparat di titik-titik rawan persimpangan merupakan wujud pelayanan nyata Polri dalam mengayomi aktivitas masyarakat pada jam krusial.

"Pagi hari adalah waktu di mana dinamika lalu lintas berada pada puncaknya. Anak-anak kita berangkat sekolah, para pekerja menuju kantor, dan masyarakat memulai aktivitasnya. Kami ingin memastikan kehadiran Polri di lapangan tidak hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar memberikan rasa aman, mencegah kemacetan, dan menekan potensi kecelakaan (Zero Accident)," tegas Kapolres Mabar di lokasi kegiatan, Senin pagi.

Pelayanan Humanis di Depan Sekolah dan Titik Rawan

Dalam kegiatan Strong Point tersebut, Kapolres Mabar terlihat memandu dan membantu langsung penyeberangan para siswa-siswi serta tenaga pengajar Yayasan St. Yosefa yang lokasinya berada tepat di seberang Mapolres Manggarai Barat.

Selain melakukan pengaturan fisik arus kendaraan, petugas di lapangan juga menyampaikan imbauan keselamatan secara humanis kepada pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat. Masyarakat diingatkan untuk senantiasa melengkapi keselamatan berkendara, seperti menggunakan helm standar SNI, tidak ugal-ugalan, serta mematuhi markah jalan.

"Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui imbauan humanis ini, kami mengedukasi masyarakat agar ketertiban lalu lintas tumbuh dari kesadaran pribadi, bukan karena takut pada sanksi petugas," kata AKBP Christian.

Ia menambahkan bahwa langkah preventif ini merupakan upaya strategis untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang belakangan mengalami peningkatan di wilayah hukum Polres Manggarai Barat, khususnya di wilayah perkotaan Labuan Bajo.

"Kami hadir di lapangan untuk memastikan lalu lintas tetap tertib dan teratur. Kehadiran anggota kami juga bertujuan untuk mencegah potensi kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi di jam sibuk. Kami minta kepada seluruh masyarakat agar selalu menaati peraturan lalu lintas dan saling menghormati sesama pengguna jalan," tambahnya.

Implementasi Program Prioritas dan Apresiasi Warga

Kegiatan pengaturan pagi ini merupakan bagian dari implementasi Program Prioritas Kapolri, yakni "Polisi Bersama Masyarakat", sebagai bentuk pelayanan prima kepolisian secara konsisten.

Pantauan di lokasi menunjukkan situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di sepanjang koridor Jalan Frans Lega hingga sejumlah titik rawan (black spot/trouble spot) Kota Labuan Bajo berlangsung lancar, tertib, dan kondusif hingga bel masuk sekolah berbunyi.

Inisiatif dan konsistensi pengerahan personel kepolisian di pagi hari ini mendapat tanggapan positif dari warga setempat yang melintas di kawasan tersebut.

Salah seorang warga Labuan Bajo, Marianus (40), menuturkan bahwa keberadaan petugas di jalan raya sangat membantu kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.

"Kalau tidak ada polisi, di depan SMPK St. Yosefa ini biasanya macet. Dengan mereka ada di sini, kami merasa lebih aman dan perjalanan jadi lancar," tutur Marianus.

Melalui komitmen dan pelayanan yang berkelanjutan ini, Polres Manggarai Barat berharap tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya tertib berlalu lintas terus meningkat demi menjaga citra Labuan Bajo sebagai destinasi wisata internasional yang aman dan nyaman.**#