Jawab Resah Warga, Polisi Pasang Cermin Cembung dan Polisi Tidur di Pertigaan Masjid Baiturrahman
Tribratanewsmanggaraibarat.com — Labuan Bajo, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Manggarai Barat bergerak cepat (quick response) menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait potensi bahaya lalu lintas di pertigaan Masjid Baiturrahman Lamtoro, Desa Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (30/10/2026) sore.
Penanganan teknis keselamatan jalan raya tersebut dilakukan usai kepolisian menerima laporan langsung warga setempat serta menggelar penilaian risiko keselamatan jalan (road safety assessment) di titik simpul keramaian area rumah ibadah tersebut.
Aksi tanggap darurat yang dimulai pukul 16.00 WITA tersebut ditandai dengan pemasangan cermin cembung (convex mirror) pada persimpangan berjarak pandang terbatas (blind spot), sekaligus pembuatan alat pengetat kecepatan berupa peninggi jalan (polisi tidur) untuk menekan laju kendaraan.
Tindak Lanjut Instruksi Kapolres
Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, IPTU Nadhira Bella Shafira, S.Tr.K., menjelaskan bahwa langkah sigap ini merupakan tindak lanjut langsung atas aspirasi masyarakat yang disampaikan saat agenda tatap muka pimpinan kepolisian setempat.
"Merespons keluhan warga saat kunjungan Bapak Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., di Masjid Lamtoro, kami segera turun ke lapangan untuk memasang cermin cembung serta polisi tidur di sekitar lokasi," ujar IPTU Nadhira saat dikonfirmasi, Jumat malam.
Ia menegaskan, keselamatan masyarakat di jalan raya—terutama di area fasilitas publik dan rumah ibadah—merupakan prioritas utama kepolisian yang tidak bisa ditawar.
"Keselamatan jalan raya adalah prioritas utama kami. Begitu menerima aduan masyarakat terkait potensi bahaya lalu lintas di depan Masjid Baiturrahman Lamtoro, personel Satlantas langsung kami perintahkan melakukan penanganan secara cepat dan presisi," tegasnya.
Solusi Teknis Mengeliminasi Risiko Kecelakaan
Lebih lanjut, IPTU Nadhira menguraikan bahwa penanganan teknis difokuskan untuk mengeliminasi dua faktor utama penyebab kecelakaan di persimpangan tersebut, yakni keterbatasan jarak pandang dan tingginya laju kendaraan.
"Pemasangan cermin cembung bertujuan melebarkan jarak pandang pengemudi dari sudut persimpangan yang tertutup. Sementara itu, pembuatan polisi tidur difungsikan agar pengendara secara alami menurunkan kecepatannya saat mendekati kawasan rumah ibadah. Kami ingin memastikan situasi lalu lintas di lokasi menjadi jauh lebih aman dan terkendali," jelasnya.
Apresiasi Warga dan Komitmen Kamseltibcarlantas
Langkah konkret jajaran Satlantas Polres Manggarai Barat ini menuai apresiasi positif dari pengurus takmir masjid dan masyarakat Lamtoro. Kehadiran fisik kepolisian dalam waktu singkat dinilai menjadi bukti nyata pelayanan publik yang responsif.
Junedi (48), salah seorang warga Lamtoro yang menyaksikan langsung proses pengerjaan di lokasi, menyampaikan rasa lega dan terima kasihnya atas penanganan kilat dari kepolisian.
"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Satlantas Polres Manggarai Barat. Keluhan yang kami sampaikan siang tadi saat kunjungan Bapak Kapolres langsung direspons sore harinya dengan tindakan nyata di lapangan. Kehadiran polisi seperti ini membuat kami merasa benar-benar diperhatikan dan lebih tenang saat hendak beribadah di masjid," ungkap Junedi.
Menutup keterangannya, IPTU Nadhira mengimbau seluruh pengguna jalan dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga serta merawat fasilitas keselamatan jalan yang telah dipasang.
"Kami berharap warga dapat menjaga fasilitas keselamatan yang ada dan para pengendara bisa makin tertib dalam berlalulintas. Semoga langkah pencegahan ini secara efektif dapat menekan risiko kecelakaan di pertigaan tersebut demi mewujudkan Kamseltibcarlantas di Kabupaten Manggarai Barat," pungkasnya.**#
Humas Polres Manggarai Barat

