Sebelum Tertibkan Masyarakat, Polres Manggarai Barat Pastikan Internal Bebas Judi Online
Tribratanewsmanggaraibarat.com – Labuan Bajo, Dalam upaya menegakkan integritas dan memastikan personelnya bebas dari pusaran judi online (judol), Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam) Polres Manggarai Barat menggelar razia mendadak terhadap telepon genggam (handphone) milik seluruh anggotanya pada Kamis pagi (2/7/2026).
Langkah preventif yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 12.30 Wita ini menyasar seluruh personel tanpa pandang bulu—mulai dari golongan pangkat Perwira hingga Bintara di lingkungan Polres Manggarai Barat.
Pemeriksaan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Propam (Kasi Propam) Polres Manggarai Barat, IPTU Nyoman Budiarta. Petugas Propam menyisir ruang kerja masing-masing Satuan Fungsi (Satfung) dan Bagian guna melakukan pemeriksaan fisik gawai secara mendalam.
"Kami tidak ingin menuntut masyarakat untuk patuh hukum jika di dalam internal kami sendiri masih ada celah pelanggaran. Pemeriksaan ini adalah komitmen nyata Polres Manggarai Barat dalam memberantas judi online dari hulu hingga hilir, dimulai dari pembenahan internal kami," ujar IPTU Nyoman Budiarta saat dikonfirmasi mengenai kegiatan tersebut, Kamis (2/7).
Pemeriksaan Jejak Digital Secara Menyeluruh
Dalam sidak tersebut, setiap personel diminta menyerahkan ponsel mereka dalam keadaan aktif. Petugas Si Propam kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh yang meliputi aplikasi yang terpasang (installed apps), riwayat peramban (browser history), hingga aktivitas transaksi keuangan pada aplikasi dompet digital (e-wallet).
IPTU Nyoman Budiarta menjelaskan bahwa metode ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya aplikasi judi yang disamarkan atau transaksi keuangan mencurigakan yang mengarah pada deposit (depo) judi online.
"Pemeriksaan kami lakukan secara detail dan transparan. Tidak hanya melihat layar utama, kami juga memeriksa riwayat penjelajahan situs dan transaksi keluar-masuk pada e-wallet anggota. Jika ada indikasi transaksi ke akun bandar, pasti akan langsung terdeteksi," tegasnya di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, respons dari seluruh personel selama proses pemeriksaan sangat kooperatif.
"Seluruh anggota dengan sukarela menyerahkan perangkat mereka. Tidak ada penolakan maupun upaya menghindar," lanjut perwira yang akrab disapa Pak Budi tersebut.
Hasil Bersih, Waspada Tetap Terjaga
Berdasarkan data yang dihimpun pasca-pemeriksaan, Si Propam Polres Manggarai Barat menyatakan tidak menemukan adanya aplikasi perjudian online, situs aktif pada riwayat peramban, maupun transaksi keuangan yang mencurigakan pada ponsel milik seluruh personel yang diperiksa.
Kendati hasil pemeriksaan menunjukkan angka nol pelanggaran, pihak Polres Manggarai Barat menegaskan tidak akan melonggarkan pengawasan. Upaya pengawasan melekat (Waskat) dan inspeksi mendadak (sidak) berkala akan terus dilakukan demi menjaga marwah institusi Polri di mata masyarakat.
"Kami akan terus menyelenggarakan kegiatan serupa sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu," ungkapnya.
Peringatan Keras Kapolres: Judol Itu Ilusi Bandar
Dihubungi secara terpisah, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., mengingatkan seluruh jajarannya akan sanksi berat yang menanti jika di kemudian hari ditemukan adanya pelanggaran serupa.
"Hasil hari ini sangat baik dan kami mengapresiasi disiplin para anggota. Namun, ini bukan akhir. Jika di kemudian hari ditemukan ada anggota yang nekat bermain atau memfasilitasi judi online, saya pastikan tidak ada toleransi. Kami akan proses tegas, baik melalui sidang disiplin maupun sidang kode etik profesi Polri," pungkas Kapolres Mabar dengan nada tegas.
Lebih lanjut, perwira menengah itu mengingatkan bahaya psikologis dan finansial dari judi online yang sering kali tidak disadari oleh pengguna. Ia menyebut bahwa kemenangan dalam judi online hanyalah ilusi yang telah diatur oleh penyedia layanan.
"Jangan tergiur dengan judol. Karena, kalah dan menang sudah disetel (setting) oleh bandar. Hal tersebut justru akan menghabiskan gaji, aset, dan membuat pinjaman menjadi menumpuk," pesannya secara mendalam.
Ia juga menyoroti risiko lain seperti pencurian data pribadi, kecanduan, hingga dampak sosial yang lebih luas seperti keretakan rumah tangga dan peningkatan angka kriminalitas.
"Bahaya utama judi online meliputi kebocoran data pribadi, ketergantungan mental, konflik keluarga, hingga potensi meningkatnya tindak pidana di masyarakat," tutup AKBP Christian.**#
Humas Polres Manggarai Barat

