Dengar Langsung Suara Pedagang Ikan, Polres Mabar Pererat Kemitraan dengan Warga Gorontalo

Dengar Langsung Suara Pedagang Ikan, Polres Mabar Pererat Kemitraan dengan Warga Gorontalo
Dengar Langsung Suara Pedagang Ikan, Polres Mabar Pererat Kemitraan dengan Warga Gorontalo
Dengar Langsung Suara Pedagang Ikan, Polres Mabar Pererat Kemitraan dengan Warga Gorontalo

Tribratanewsmanggaraibarat.com — Labuan Bajo, Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat kembali menegaskan komitmennya dalam mempererat kemitraan dengan masyarakat melalui program dialog warga bertajuk "Jumat Curhat".

‎Kegiatan interaktif yang digelar pada Jumat (07/08/2026) pagi di Kampung Gorontalo, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini menyasar langsung kelompok warga dan pedagang ikan setempat guna menyerap aspirasi, kritik, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

‎Dalam ruang silaturahmi yang berlangsung hangat tersebut, jajaran Satuan Binmas Polres Manggarai Barat bertatap muka langsung dengan warga untuk membedah beragam persoalan riil di lapangan. Isu yang mencuat meliputi tata kelola kebersihan pasar, ancaman judi online, hingga bahaya keselamatan lalu lintas akibat hewan ternak yang dilepasliarkan di jalan umum.

Komitmen Kapolres Mabar: Pelayanan Publik Inklusif dan Proaktif

‎Merespons dinamika kegiatan ini, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., menegaskan bahwa program "Jumat Curhat" merupakan manifestasi transformasi Polri yang presisi, inklusif, dan responsif. Menurutnya, kepolisian tidak boleh hanya pasif menunggu laporan di kantor, melainkan harus aktif menjemput bola serta mendengarkan suara hati masyarakat secara langsung.

‎"Program Jumat Curhat ini adalah jembatan komunikasi tanpa sekat antara kepolisian dan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa seluruh keluhan, saran, maupun kekhawatiran warga Manggarai Barat—sekecil apa pun itu—dapat didengar, dicatat, dan ditindaklanjuti secara konkret," tegas AKBP Christian dalam keterangan resminya, Jumat sore.

‎AKBP Christian menambahkan, jaminan keamanan dan kenyamanan di kawasan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super prioritas merupakan tanggung jawab kolektif yang memerlukan sinergi kokoh antara kepolisian, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat.

‎"Keamanan daerah ini tidak bisa dibangun oleh kepolisian semata. Partisipasi aktif warga dalam menjaga lingkungan, mematuhi hukum, serta saling mengingatkan adalah fondasi utama mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif," imbaunya.

Edukasi Kebersihan Lingkungan, Judi Online, dan Akses Call Center 110

‎Di lokasi kegiatan, pelaksanaan Jumat Curhat dipimpin langsung oleh PS. KBO Sat Binmas Polres Manggarai Barat, AIPTU Teguh R.I., bersama jajaran personel Sat Binmas. Di hadapan para pedagang ikan dan warga Kampung Gorontalo, AIPTU Teguh menyampaikan imbauan strategis terkait ketertiban umum dan pelestarian lingkungan pesisir.

‎"Kami mengimbau kepada para pedagang ikan dan warga sekitar untuk senantiasa menjaga kebersihan arena tempat jualan. Lingkungan yang bersih tidak hanya memberikan kenyamanan bagi para pembeli, tetapi juga mencerminkan budaya hidup sehat masyarakat Gorontalo," ujar AIPTU Teguh.

‎Selain kebersihan arena berjualan, jajaran Sat Binmas menyoroti bahaya penggunaan plastik sekali pakai yang berpotensi mencemari wilayah pesisir, serta bahaya maraknya judi online di tengah masyarakat.

‎"Kami ingatkan warga agar menjauhi segala bentuk judi online. Dampak buruknya sangat merusak perekonomian keluarga dan kesehatan mental. Lebih baik kita terapkan pola hidup hemat dan bijak mengelola keuangan. Selain itu, jika menemukan potensi gangguan keamanan, segera manfaatkan layanan Call Center 110 POLRI yang beroperasi gratis 24 jam penuh," jelasnya.

Keluhan Sapi Liar di Jalan Utama, Polres Mabar Segera Gandeng Satpol PP

‎Sesi dialog interaktif berlangsung dinamis saat warga menyuarakan persoalan keselamatan lalu lintas. Maksi, salah seorang warga Kampung Gorontalo, mengungkapkan keprihatinannya atas banyaknya ternak sapi yang dibiarkan berkeliaran bebas di jalan raya.

‎"Kami memohon bantuan dari pihak Kepolisian untuk menertibkan para pemilik ternak sapi. Banyak sapi dilepas liar dan masuk ke jalan utama, ini sangat membahayakan keselamatan para pengendara yang melintas, terutama di malam hari," ungkap Maksi di hadapan petugas.

‎Menanggapi keluhan mendesak dari warga tersebut, Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, S.I.K., memastikan jajarannya segera berkoordinasi lintas instansi untuk mengambil tindakan penertiban di lapangan.

‎"Aspirasi dari masyarakat Gorontalo terkait keberadaan sapi liar di jalan raya langsung kami catat sebagai poin evaluasi utama. Polres Manggarai Barat melalui Bhabinkamtibmas akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Gorontalo serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Manggarai Barat untuk melakukan langkah penertiban dan penegakan aturan terhadap para pemilik ternak," tegas AKBP Christian Kadang.

‎Mengakhiri keterangannya, Ajun komisaris besar polisi itu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sikap kritis dan partisipatif warga Kampung Gorontalo.

‎"Terima kasih atas informasinya, kami berharap pola dialog konstruktif ini terus terjalin secara konsisten di seluruh wilayah hukum Polres Manggarai Barat," pungkas Kapolres Mabar.**#