Tingkatkan Akses Air Bersih, Fasilitas Sumur Bor Bantuan Kapolda NTT Diresmikan di Labuan Bajo
Tribratanewsmanggaraibarat.com – Labuan Bajo, Masalah ketersediaan air bersih yang bertahun-tahun menghantui lingkungan instansi kepolisian dan rumah ibadah di wilayah hukum Polres Manggarai Barat akhirnya menemukan titik terang.
Sebuah langkah konkret diambil oleh Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., dengan menghadirkan fasilitas sumur bor yang diresmikan pada Selasa (10/03/2026) pagi.
Sumur bor dengan kedalaman 40 meter dan diameter 5 inci ini berdiri kokoh di samping Masjid Al-Ikhlas Polres Manggarai Barat.
Fasilitas ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan sebuah manifestasi kepedulian pimpinan terhadap kesejahteraan personel dan kenyamanan masyarakat dalam beribadah.
Manifestasi Kepedulian Pimpinan
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., yang memimpin langsung seremoni peresmian, menegaskan bahwa ketersediaan air bersih adalah kebutuhan fundamental yang tidak bisa ditawar.
"Hari ini kita meresmikan operasional sumur bor bantuan Bapak Kapolda NTT. Ini adalah wujud nyata kepedulian pimpinan terhadap fasilitas penunjang di daerah. Target utama kita adalah memastikan ketersediaan air bersih, terutama di rumah ibadah dan unit pelayanan publik," ujar AKBP Christian Kadang dengan nada optimis saat meninjau lokasi.
Ia juga menambahkan bahwa fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kerja anggotanya.
"Terima kasih Bapak Kapolda NTT atas perhatiannya. Semoga bantuan ini menjadi berkah dan penambah semangat kami dalam bertugas," imbuhnya.
Distribusi Luas: Dari Masjid hingga Asrama
Keunggulan dari proyek ini terletak pada sistem distribusinya yang terintegrasi. Air tidak hanya mengalir untuk satu titik, melainkan dirancang untuk menjangkau berbagai fasilitas vital di lingkungan Polres.
"Air dari sumur bor ini akan dialirkan untuk memenuhi kebutuhan di Masjid Al-Ikhlas, kantor Sat Lantas, asrama, hingga Gereja Oikumene 38 Setia. Kami ingin memastikan setiap personel maupun warga yang beribadah mendapatkan kenyamanan dengan fasilitas air yang memadai," jelas Kapolres Mabar.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Bhayangkari Cabang Manggarai Barat, Ny. Keken Kadang, menyoroti dampak positif bagi ketahanan domestik keluarga Polri di asrama.
"Fasilitas air ini sangat bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga bagi personel Polri di asrama, khususnya dalam mendukung aktivitas ibu-ibu Bhayangkari sehari-hari," ungkap Ny. Keken Kadang.
Harapan dan Syukur Masyarakat
Kebahagiaan tidak hanya dirasakan oleh aparat penegak hukum, tetapi juga oleh pengelola rumah ibadah yang selama ini kesulitan mendapatkan pasokan air bersih yang stabil untuk keperluan bersuci (wudu).
Ustadz Husain, Imam Masjid Al-Ikhlas, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas selesainya pembangunan sumur ini.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan Bapak Kapolda. Semoga Allah SWT membukakan pintu rezeki yang seluas-luasnya untuk Bapak," tutur Ustadz Husain dengan haru.
Uji Coba yang Memuaskan
Acara yang dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) dan pengurus Bhayangkari ini ditutup pada pukul 11.30 Wita dengan sesi pengujian aliran air.
Sorak sorai kecil terdengar saat debit air keluar dengan tekanan yang sangat kuat, menandakan pompa dan sumur berfungsi dengan optimal.
Dengan beroperasinya sumur bor ini, ketergantungan Polres Manggarai Barat terhadap pasokan air dari pihak luar dapat diminimalisir.
Langkah strategis ini diharapkan menjadi katalisator bagi peningkatan pelayanan publik yang lebih prima, bersih, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Manggarai Barat.**#
Humas Polres Manggarai Barat

