Estafet Kepemimpinan Lanal Labuan Bajo: Kapolres Mabar Pertegas Sinergitas TNI-Polri

Estafet Kepemimpinan Lanal Labuan Bajo: Kapolres Mabar Pertegas Sinergitas TNI-Polri

Tribratanewsmanggaraibarat.com – Labuan Bajo, Semangat soliditas antarinstansi di ujung barat Pulau Flores terpancar kuat dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Labuan Bajo. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Halaman Kantor Bupati Manggarai Barat pada Selasa pagi (14/4/2026).

Tongkat komando Danlanal Labuan Bajo resmi berpindah tangan dari pejabat lama, Letkol Laut (P) Ardian Widjanarko Djajasaputra, M.Tr.Opsla, kepada pejabat baru, Letkol Laut (P) Aan Harminanto, P.Sc (i).

Upacara dipimpin langsung oleh Komandan Komando Daerah Marinir (Dankodaeral) VII, Laksda TNI Joni Sudianto, CHRMP., M.Tr.Opsla, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. 

Penyegaran Organisasi dan Inovasi

Dalam amanatnya, Laksda TNI Joni Sudianto menekankan bahwa rotasi jabatan di tubuh TNI Angkatan Laut bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan sebuah kebutuhan strategis untuk menjaga ritme organisasi agar tetap dinamis.

"Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari regenerasi kepemimpinan yang memiliki nilai dan makna strategis. Ini adalah wujud dinamika pembinaan organisasi serta penyegaran personel," ujar Laksda Joni di hadapan pasukan upacara.

Ia berharap kepemimpinan yang baru dapat membawa perspektif segar dalam menghadapi tantangan kemaritiman yang kian kompleks.

"Kita ingin menghadirkan ide dan gagasan baru yang inovatif serta kreatif untuk terus meningkatkan kinerja organisasi," tambahnya.

Vitalitas Labuan Bajo di Mata Internasional

Mengingat status Labuan Bajo sebagai destinasi wisata internasional, Laksda Joni mengingatkan bahwa Lanal Labuan Bajo memiliki peran krusial sebagai ujung tombak pertahanan dan keamanan matra laut.

"Setiap komandan pangkalan dituntut mampu berperan secara optimal dengan langkah-langkah inovatif. Pangkalan harus mampu menjalankan fungsinya sebagai bagian integral dari Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT)," tegas Jenderal bintang dua tersebut.

Tak hanya soal pertahanan, aspek penegakan hukum di laut (Kamla) juga menjadi sorotan utama. Dankodaeral VII menginstruksikan Danlanal yang baru untuk mempererat komunikasi dengan instansi samping.

"Lanal Labuan Bajo harus mampu membina kerja sama yang baik dengan aparat terkait dalam penegakan hukum di laut demi kepentingan nasional. Sinergi dan koordinasi yang solid menjadi kunci dalam mewujudkan keamanan dan kedaulatan wilayah perairan," pesannya.

Sinergitas Lintas Sektoral: "Harga Mati"

Kehadiran jajaran pimpinan daerah semakin menegaskan dukungan terhadap transisi kepemimpinan tersebut. Tampak hadir Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, S.E., Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, S.I.K., jajaran Forkopimda, serta para pimpinan instansi vertikal lainnya.

Pemandangan menarik juga terlihat pada komposisi pasukan upacara yang mencerminkan kekompakan lintas sektor di Manggarai Barat. Barisan pasukan terdiri dari gabungan personel Kodim 1630/Manggarai Barat, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda NTT, Polres Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, Satpol PP, KSOP, hingga tim Basarnas.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., secara khusus menyampaikan apresiasinya atas kelancaran prosesi Sertijab ini. Ia menegaskan bahwa pergantian pejabat di lingkungan TNI merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus didukung bersama oleh seluruh elemen keamanan.

"Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru di Lanal Labuan Bajo. Sinergitas TNI-Polri adalah harga mati untuk menjaga kondusivitas dan keamanan di wilayah ujung barat Pulau Flores ini," tegas AKBP Christian Kadang saat ditemui awak media selepas upacara.

Lebih lanjut, Kapolres berharap kolaborasi yang telah terjalin erat selama masa kepemimpinan Letkol Laut (P) Ardian Widjanarko dapat terus ditingkatkan di bawah nakhoda Letkol Laut (P) Aan Harminanto.

"Tantangan ke depan di Labuan Bajo sebagai destinasi internasional semakin kompleks. Hal ini menuntut komunikasi dan kerja sama yang solid antara Polri dan TNI AL guna memberikan rasa aman, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara," pungkasnya.

Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari para pejabat Forkopimda kepada pejabat lama dan baru, diiringi harapan agar estafet kepemimpinan ini membawa kemajuan bagi pertahanan maritim di wilayah Manggarai Barat.