49 Calon Anggota Polri Asal Manggarai Barat Lolos Rikmin Awal, Pelajar Kelas XII Dapat Kebijakan Khusus
Tribratanewsmanggaraibarat.com – Labuan Bajo, Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat resmi merampungkan tahapan Pemeriksaan Administrasi (Rikmin) awal dalam rangkaian seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Sebanyak 49 peserta dinyatakan lolos verifikasi dan siap melanjutkan perjuangan ke tingkat daerah di Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).
Proses verifikasi yang berlangsung di Aula Polres Manggarai Barat tersebut dilakukan secara ketat dengan melibatkan berbagai pihak. Dari total 51 pendaftar, dua orang terpaksa harus mengubur mimpinya lebih awal karena kendala fisik.
"Sebanyak dua orang dinyatakan gugur pada tahap pemeriksaan awal di Aula Polres Manggarai Barat dikarenakan tinggi badan yang tidak memenuhi syarat yang telah ditetapkan," ungkap Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Mabar, AKP Muhammad Yakub, Selasa pagi (14/4/2026).
Komitmen Prinsip BETAH dan Pengawasan Eksternal
AKP Yakub menekankan bahwa seluruh proses seleksi dijalankan dengan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Guna menjamin objektivitas, Polri tidak bekerja sendiri melainkan menggandeng instansi terkait dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.
"Selain unsur Polri, pelaksanaan Rikmin awal juga melibatkan panitia eksternal, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO), serta Koordinator Pengawas Pendidikan Menengah (Korwas Dikmen) setempat," jelas AKP Yakub.
Keterlibatan pihak luar ini bertujuan untuk memastikan keabsahan dokumen kependudukan dan ijazah para peserta sebelum dikirim ke tingkat daerah di Kupang, NTT.
Rincian Formasi dan Demografi Peserta
Dari 49 peserta yang tersisa, mayoritas didominasi oleh jalur Bintara. Secara rinci, formasi yang lolos terdiri dari Akademi Kepolisian (Akpol): 2 orang, Bintara Polisi Tugas Umum (PTU): 45 orang, Bintara Intelijen: 1 orang dan Tamtama Brimob: 1 orang.
Secara demografis, AKP Muhammad Yakub merinci bahwa keterwakilan gender juga terlihat dalam seleksi tahun ini.
"Terdapat 49 calon anggota Polri yang mengikuti tahapan seleksi, yang mana 44 di antaranya adalah pria dan 5 lainnya adalah wanita. Formasi Bintara Polisi Tugas Umum (PTU) menjadi jalur yang paling diminati," sebut Ajun komisaris polisi itu.
Kebijakan Humanis untuk Siswa Kelas XII
Salah satu hal menarik dalam seleksi tahun ini adalah kebijakan fleksibel yang diterapkan bagi peserta yang masih berstatus pelajar aktif. Berbeda dengan peserta yang sudah lulus (alumni) yang telah diberangkatkan ke Kupang sejak 9 April 2026, para siswa kelas XII diberikan dispensasi waktu.
AKP Muhammad Yakub atau yang akrab disapa Pak Eko menegaskan bahwa kepolisian tidak ingin proses seleksi mengganggu kewajiban akademik para siswa di sekolah.
"Kami memberikan kebijakan khusus bagi adik-adik yang saat ini masih duduk di bangku kelas XII. Mereka tetap diizinkan berada di sekolah sampai seluruh rangkaian ujian sekolah selesai dilaksanakan agar tidak mengganggu fokus kelulusan mereka," tegasnya.
Imbauan dan Tahapan Selanjutnya
Bagi para peserta yang masih berada di sekolah, panitia seleksi meminta mereka untuk tetap bersiaga memantau kanal komunikasi resmi terkait jadwal keberangkatan gelombang kedua menuju Kota Kupang.
Sambil menunggu informasi lebih lanjut, Pak Eko mengingatkan para calon siswa untuk tidak lengah dalam mempersiapkan kondisi fisik dan mental.
"Untuk jadwal keberangkatan gelombang berikutnya, khususnya bagi para pelajar, akan kami informasikan lebih lanjut. Kami mengimbau agar para peserta tetap menjaga kesehatan dan fisik selama masa tunggu ini," tutur Pak Eko.
Seleksi ini menjadi harapan besar bagi putra-putri daerah Manggarai Barat untuk mengabdi sebagai garda terdepan pelindung dan pengayom masyarakat melalui institusi Polri.**#
Humas Polres Manggarai Barat

