Piala Dunia 2026: Kapolres Manggarai Barat Minta Warga Jaga Kamtibmas dan Jauhi Judi Bola

Piala Dunia 2026: Kapolres Manggarai Barat Minta Warga Jaga Kamtibmas dan Jauhi Judi Bola

Tribratanewsmanggaraibarat.com — Labuan Bajo, Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat mengeluarkan imbauan resmi terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama berlangsungnya pesta bola dunia, Piala Dunia 2026.

Langkah antisipatif ini diambil guna memastikan euforia turnamen sepak bola empat tahunan tersebut tidak mengganggu kedamaian dan kenyamanan warga di wilayah pariwisata super prioritas Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT tersebut.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., menegaskan bahwa antusiasme masyarakat dalam menyambut Piala Dunia harus dibarengi dengan sikap dewasa dan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku.

‎"Piala Dunia 2026 adalah pesta olahraga global yang dinanti-nanti. Namun, kami meminta masyarakat, khususnya para pencinta sepak bola di Manggarai Barat, untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas dan saling menghormati antarpendukung. Jangan sampai perbedaan tim idola memicu perpecahan," ujar AKBP Christian dalam keterangannya, Minggu (14/6/2026) Siang.

Antisipasi Konvoi dan Pesta Miras

‎Dalam imbauan tertulisnya, Kapolres Mabar menyoroti beberapa potensi kerawanan yang kerap terjadi selama turnamen besar berlangsung, seperti konvoi kendaraan bermotor di jalan raya dan konsumsi minuman keras (miras).

‎"Kami melarang keras adanya konvoi atau arak-arakan di jalan raya yang dapat mengganggu arus lalu lintas serta ketertiban umum. Selain membahayakan diri sendiri, hal itu juga mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain," tegasnya.

‎Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjauhi narkoba dan minuman keras selama menikmati pertandingan.

‎"Jangan mengonsumsi miras, narkoba, maupun obat-obatan terlarang lainnya. Banyak kasus kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas bermula dari pengaruh alkohol. Mari kita nikmati pertandingan dengan pikiran yang jernih," ungkap Ajun komisaris besar polisi itu.

Tegas Tolak Judi Bola dan Hoaks

Selain masalah fisik di lapangan, AKBP Christian juga memberikan perhatian khusus pada praktik perjudian yang kerap menyelimuti turnamen sepak bola, baik secara konvensional maupun online.

"Kami mengimbau dengan sangat agar masyarakat menghindari judi bola dalam bentuk apa pun. Ingat, judi hanya akan merugikan diri sendiri, menghancurkan ekonomi keluarga, dan berdampak buruk bagi orang lain," katanya dengan nada tegas.

Di era digital ini, dirinya juga meminta warga untuk bijak dalam menyaring informasi di media sosial, terutama yang berkaitan dengan provokasi hasil pertandingan.

‎"Jangan mudah percaya dan menyebarkan berita bohong atau hoaks yang dapat memicu konflik. Hindari segala bentuk perkelahian, provokasi, dan tindakan anarkis," imbau Mantan Danyon A Resimen III Pasukan Pelopor Korbrimob Polri itu.

Tertib Saat Nobar dan Layanan Kontak Darurat

Bagi masyarakat yang kerap menggelar acara nonton bareng (nobar), Polres Manggarai Barat meminta agar kegiatan tersebut dikoordinasikan dengan baik dan menjaga ketertiban lingkungan sekitar agar tidak mengganggu warga yang sedang beristirahat.

Sebagai langkah preventif dan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan, Polres Manggarai Barat menyiagakan layanan aduan darurat 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan kehadiran polisi.

‎"Jika masyarakat melihat, mendengar, atau mengalami langsung gangguan keamanan selama perhelatan Piala Dunia ini, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat. Anda bisa menghubungi layanan Call Center kami di 110 atau langsung ke nomor piket Polres Manggarai Barat di 0811-3832-006," tutur AKBP Christian.

Melalui imbauan ini, Polres Manggarai Barat berharap gelaran Piala Dunia 2026 dapat berlangsung dengan aman, damai, dan menjadi hiburan yang sehat bagi seluruh lapisan masyarakat di Manggarai Barat.**#