Perangi Bullying dan Kenakalan Remaja, Kapolsek Lembor Pimpin Apel Pagi di SMK Negeri 1 Welak
Tribratanewsmanggaraibarat.com-Labuan Bajo - Dalam upaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat dan bebas dari kekerasan, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Lembor, IPDA Vinsensius Hardi Bagus, S.I.P., turun langsung menyapa ratusan pelajar di SMK Negeri 1 Welak, Manggarai Barat, NTT.
Kehadiran orang nomor satu di Polsek Lembor tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi mendalam terkait bahaya perundungan (bullying) dan keselamatan berlalu lintas, Jumat (06/03/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di lapangan utama sekolah tersebut dimulai tepat pukul 07.00 Wita. Suasana khidmat menyelimuti barisan sekitar 270 siswa-siswi yang didampingi oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Welak, Siprianus Jemadi, S.Pd., Kanit Intelkam Aipda Antonius Dj. D. B. Ghawa, serta jajaran dewan guru.
Menabur Benih Etika, Menolak Perundungan
Dalam amanatnya yang persuasif namun tegas, IPDA Vinsensius menekankan bahwa prestasi akademik tidak akan berarti tanpa integritas moral yang kuat. Ia menyoroti fenomena perundungan yang kerap dianggap sepele namun berdampak fatal bagi kesehatan mental remaja.
"Pada pagi hari ini saya sengaja meluangkan waktu untuk datang bertemu dengan semua anak-anak untuk menyampaikan beberapa hal krusial, yakni berkaitan dengan kenakalan remaja dan bullying. Harapan saya, di SMK N 1 Welak ini tidak ada lagi tindakan perundungan dalam bentuk apa pun," tegas IPDA Vinsensius di hadapan para siswa yang menyimak dengan saksama.
Ia menambahkan bahwa sekolah seharusnya menjadi "rumah kedua" yang aman, bukan tempat di mana siswa merasa terancam oleh sesama rekannya.
"Kenyamanan siswa di sekolah yang layaknya rumah sendiri akan meningkatkan motivasi belajar serta mempercepat pembentukan karakter individu yang tangguh dan mandiri," ujarnya.
Prioritas Keselamatan di Jalan Raya
Tak hanya soal perilaku di sekolah, Kapolsek Lembor juga menaruh perhatian besar pada keselamatan jiwa para siswa saat berangkat dan pulang sekolah. Mengingat letak geografis SMKN 1 Welak yang berada di jalur yang menantang, ia memberikan imbauan khusus bagi pengguna kendaraan bermotor.
"Bagi anak-anak saya yang rumahnya jauh dari sekolah dan menggunakan kendaraan roda dua, saya minta agar selalu berhati-hati dalam berkendara. Lengkapi perlengkapan keselamatan seperti helm dan pastikan surat-surat kendaraan lengkap. Nyawa kalian sangat berharga bagi orang tua dan masa depan bangsa," sambung IPDA Vinsensius.
Deklarasi Bersama: Komitmen Menuju Sekolah Ramah Anak
Puncak acara ditandai dengan aksi simbolis berupa pembuatan video deklarasi anti-bullying. Seluruh siswa secara serempak menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk kenakalan remaja. Aksi ini bukan sekadar seremonial, melainkan janji moral bagi setiap individu di lingkungan SMKN 1 Welak untuk saling menghargai.
Kepala Sekolah SMKN 1 Welak, Siprianus Jemadi, S.Pd., menyambut positif inisiatif kepolisian ini. Menurutnya, sinergi antara Polri dan sekolah sangat efektif untuk menekan potensi konflik di kalangan remaja.
"Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya atas nama lembaga SMK N 1 Welak mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolsek Lembor bersama anggota yang telah meluangkan waktu datang ke lembaga kami. Pencerahan seperti ini sangat dibutuhkan agar anak-anak kami tetap berada di jalur yang benar," ungkap Siprianus.
Kegiatan berakhir dengan suasana penuh kekeluargaan. Melalui program ini, Polsek Lembor berharap dapat membangun hubungan yang lebih humanis antara aparat kepolisian dan generasi muda, guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Kecamatan Welak.**#
Humas Polres Manggarai Barat

