Hijaukan Lingkungan Gereja St. Petrus, Sat Samapta Polres Mabar Tanam Puluhan Bibit Pohon
Tribratanewsmanggaraibarat.com-Labuan Bajo - Semangat menjaga kelestarian lingkungan terus digalakkan oleh jajaran kepolisian di wilayah hukum Manggarai Barat. Pada Kamis (26/3/2026) siang, Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Manggarai Barat menggelar aksi penanaman pohon produktif di kawasan Gereja St. Petrus Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu.
Kegiatan yang dimulai pukul 11.30 Wita ini bukan sekadar rutinitas dinas. Dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Mabar, IPTU Yefri S. Apmalo, S.H., aksi ini menjadi simbol kolaborasi antara aparat penegak hukum, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga ekosistem lokal.
*Lebih dari Sekadar Seremonial*
Sebanyak 23 bibit pohon produktif, mulai dari jambu, sirsak, hingga rambutan, ditanam di titik-titik strategis area gereja. Pemilihan jenis pohon buah ini dilakukan dengan pertimbangan matang agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.
IPTU Yefri S. Apmalo menegaskan bahwa kehadiran Polri di rumah ibadah tersebut membawa misi ganda: pelestarian alam dan penguatan silaturahmi.
"Hari ini kita bersama-sama menanam 23 bibit pohon produktif. Kami sengaja memilih jenis pohon buah seperti jambu, sirsak, dan rambutan agar kelak hasilnya tidak hanya menghijaukan lingkungan gereja, tetapi juga bisa dinikmati manfaat buahnya oleh jemaat dan masyarakat sekitar," ujar IPTU Yefri di sela-sela kegiatannya.
Aksi ini merupakan pengejawantahan instruksi langsung dari Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K. Tujuannya tegas: memastikan Polri hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai motor kepedulian sosial.
"Ini adalah bentuk nyata kepedulian kami terhadap lingkungan hidup sekaligus cara kami merajut kedekatan dengan tokoh agama dan warga di wilayah hukum Polres Mabar," sambungnya.
*Sinergi Tanpa Sekat*
Suasana di lokasi mencerminkan kehangatan yang luar biasa. Para Kanit dan anggota Sat Samapta bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Wae Kelambu dan Desa Batu Cermin terlihat membaur dengan warga. Tanpa canggung, mereka bahu-membahu menggali lubang tanam dan memastikan setiap bibit tertancap dengan kokoh.
Kehadiran korps baju cokelat ini mendapat apresiasi mendalam dari pihak gereja. David Jamil, salah satu pengurus Gereja St. Petrus Sernaru, menyebut inisiatif ini sebagai "kado hijau" bagi komunitas mereka.
"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Kasat Samapta beserta jajaran. Penanaman pohon ini merupakan kado bagi lingkungan kami. Kami berkomitmen untuk merawat bibit-bibit ini agar tumbuh subur dan menjadi warisan hijau bagi anak cucu kita nantinya," ungkap David dengan nada haru.
*Harapan untuk Masa Depan Labuan Bajo*
Di tengah pesatnya pembangunan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata kelas dunia, menjaga keseimbangan alam menjadi sebuah keniscayaan yang tidak bisa ditawar.
Polres Manggarai Barat berharap gerakan di Sernaru ini mampu menjadi pemantik bagi instansi lain maupun komunitas masyarakat untuk melakukan aksi serupa secara masif.
"Harapan kami sederhana namun mendalam: dengan tangan-tangan yang terus menanam, Labuan Bajo tetap menjadi kota yang sejuk, asri, dan lestari bagi siapa saja yang mengunjunginya," pungkas IPTU Yefri menutup pembicaraan.
Melalui aksi ini, Polri kembali menunjukkan bahwa pengabdian mereka tidak terbatas pada penegakan hukum, namun juga pada kelestarian bumi pertiwi.**#
Humas Polres Manggarai Barat

