Antisipasi Kelangkaan BBM, Polsek Komodo Perketat Pengawasan SPBU demi Cegah Gesekan
Tribratanewsmanggaraibarat.com – Labuan Bajo, Wajah pariwisata super prioritas Labuan Bajo tengah diuji oleh fenomena antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Menanggapi situasi yang kian meresahkan, personel Polsek Komodo, di bawah jajaran Polres Manggarai Barat, bergerak cepat mengintensifkan pemantauan guna menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah memicu antrean kendaraan hingga mengular ke bahu jalan utama. Kondisi ini tidak hanya menghambat arus lalu lintas, tetapi juga mulai menyulut keresahan di kalangan warga dan pengguna jalan.
Antisipasi Gesekan dan Praktik Penimbunan
Guna meminimalkan potensi konflik antar-pengendara serta mencegah praktik ilegal, kepolisian menyiagakan personel secara bergilir di titik-titik krusial distribusi. Kapolsek Komodo, AKP Eka Darma Yuda, turun langsung ke lapangan untuk memastikan situasi tetap terkendali.
"Kami terus melakukan pemantauan intensif di setiap SPBU untuk memastikan situasi tetap kondusif. Prioritas kami adalah mencegah terjadinya keributan di lokasi antrean serta memastikan tidak ada praktik penyalahgunaan atau penimbunan BBM oleh pihak-pihak tertentu yang ingin mengambil keuntungan pribadi di tengah kesulitan masyarakat," ujar AKP Eka Darma Yuda di sela-sela pemantauan di salah satu SPBU di Labuan Bajo, Rabu (6/5/2026) siang.
Kehadiran aparat berbaju cokelat di lokasi-lokasi pengisian bahan bakar ini diharapkan menjadi penengah sekaligus pengawas agar distribusi tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Koordinasi dengan Pertamina dan Pengelola SPBU
Polsek Komodo tidak hanya mengandalkan pengamanan fisik. Pihak kepolisian juga membangun komunikasi dua arah dengan pengelola SPBU untuk memantau pergerakan stok dan jadwal kedatangan pasokan dari Pertamina. Langkah ini diambil agar polisi dapat memberikan kepastian informasi kepada masyarakat yang tengah mengantre.
AKP Eka Darma Yuda mengimbau masyarakat agar tidak mudah tersulut emosi di tengah situasi sulit ini. Ia menekankan pentingnya kesabaran kolektif demi menjaga kenyamanan bersama di destinasi wisata internasional tersebut.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap bersabar dan mengantre dengan tertib. Jangan terpancing emosi yang dapat memicu gangguan Kamtibmas. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait agar suplai BBM ke Labuan Bajo bisa segera kembali normal sehingga aktivitas ekonomi masyarakat tidak terhambat lebih lama lagi," ungkapnya dengan nada tegas namun persuasif.
Komitmen Pengawasan Berkelanjutan
Hingga saat ini, situasi di sejumlah SPBU di Labuan Bajo dilaporkan masih dalam keadaan aman dan terkendali, meski kepadatan kendaraan belum sepenuhnya terurai. Kepolisian berkomitmen untuk terus menyiagakan personelnya hingga distribusi BBM di seluruh wilayah Manggarai Barat kembali stabil dan merata.
Kapolsek Komodo menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi siapa pun yang mencoba menyimpangkan distribusi BBM bersubsidi maupun nonsubsidi.
"Pengawasan terhadap distribusi BBM di seluruh SPBU akan terus kami perketat agar sesuai dengan peruntukan yang telah ditetapkan," tutup AKP Eka Darma Yuda.
Warga berharap langkah proaktif dari kepolisian ini dapat dibarengi dengan percepatan pasokan dari pihak Pertamina, mengingat peran vital BBM dalam menunjang roda ekonomi dan industri pariwisata di Labuan Bajo.**#
Humas Polres Manggarai Barat

